Kronologi Wali Kota Tegal Tertangkap KPK 2017


Tegal- Detikteratas Selasa (28/08/2017) - Kpk menangkap Walikota Tegal yang di lakukan secara mendadak dan terencana. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Menangkap Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno dalam Oprasi Tangkap Tangan atau biasa di sebut OTT pada Selasa (28/08/2017) sekitar Pukul 17.50WIB.

Operasi ini di lakukan Di Rumah Dinas Wali Kota Kompleks Balai Kota Tegal, yang berada di dekat Alun-alun Kota Tegal di Jalan Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

Dikatakan oleh salah satu Satpol PP Kota Tegal yang pada saat itu sedang bertugas bernama Mufid, Menerangkan bahwa Ibu Wali Kota Langsung di bawa kemobil setelah melakukan pemaparan dan evaluasi pembangunan di Kota Tegal. Tepatnya di Gedung Adipura Kota Tegal di Kompleks Pendopo.

"Saat pemaparan ada beberapa orang yang mengaku dari KPK ingin menerobos masuk kedalam Ruangan saat itu saya yang jaga" Ujar Mufid.



Saat itu terjadi ketegangan dan Petugas KPK di larang masuk karena sedang ada Pemaparan oleh Petugas yang jaga saat itu.

"Kemudian mengatakan akan mendobrak pintu. Mereka juga menegaskan bahwa mereka juga Petugas negara juga. Dan ini demi kepentingan negara" Imbuhnya.

Tidak lama berselang setelah itu Mashita selesai memberikan Pemaparan dan keluar dari ruangan. Kemudian dia menuju Rumah Dinas yang berada di sebelah Ruang Adipura.

Kemudian "Petugas KPK mengikutinya kedalam Rumah Dinas dan setelah itu Ibu Wali Kota Ikut dengan Petugas KPK dengan Hanphone nya juga ikut di bawa," Katanya.

Dia melihat ada Delapan petugas KPK yang mengendarai dua mobil. Mobil Honda JAZZ dan  Toyota Kijang Innova. Pada Mobil tersebut terdapat Lambang Pancasila yang berwarna Emas menempel pada bagian mobilnya.

Selain Mashita Petugas KPK juga menangkap Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal. Abadal Tohari dan Direksi Keuangan, Cahyo Supardi saat itu juga.

Dari pantauan yang kami lihat pintu ruang kerja Rumah Dinas juga di Segel oleh KPK. Namun di sekitaran ruangan sudah di kunci. Info yang di dapatkan kami ada Lima orang yang melakukan Oprasi Tangkap Tangan ini.

Beberapa saat sebelum terjadinya Penangkapan yang di lakukan oleh Petugas KPK. Siti Mashita Soeparno memberikan pengarahan kepada para pegawai negeri sipil, di Ruangan Adipura di kompleks Kota Tegal.

Dia memimpin rapat hasil kerja Triwulan yang di ikuti oleh Organisasi Prangkat Daerah (OPD). "Tadi Ibu memberikan arahan kepada kami. Kemudian beliu kembali ke Ruang Dinas sekitar pukul 17.00WIB. Sebelum beliau dibawah oleh petugas KPK saat itu," Ungkap seorang PNS yang tidak mau di sebutkan namanya di Kompleks Balai Kota Tegal, Jl. Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

Rumah Dinas Wali Kota dan Gedung Adipura sama-sama terletak pada satu Kompleks Balai Kota Tegal yang saling berdampingan. Tak hanya itu Penyegelan juga terjadi di RSUD Kardinah Tepat nya di Ruang Direktur RSUD, Abadal Hakim. Juga terjadi Penyegelan di ruang Direktur Keuangan  Cahyo Supardui. guna menyeterilkan ruang tersebut.

Rumah dinas wali kota pun tertutuprapat, Begitu pula ruangan yang berada di RSUD Kardinah. Seluruh awak media hanya boleh masuk sampai depan pintu saja.

Siti Mashita atau biasa di sebut dengan panggilan "Bunda Shita" di duga terlibat kasus Suap Proyek Infrastruktur dan Perijinan  di wilayah Pemerintah Kota Tegal. Selain itu Petugas KPK juga menyita sejumlah uang yang di duga hasil dari suap yang masih di hitung jumlahnya.

"Soal yang di Tegal saya pastikan lebih lanjut nanti, saya akan kasih tau lebih lanjut," Ucap Febri Diansyah selaku juru bicara KPK saat di konfirmasi mengenai Oprasi Tangkap Tangan dan penyitaan sejumlah uang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

51% Saham Freport Milik Indonesia

Seorang Perempuan Gantung Diri Di Limbangan Kulon Brebes